Rabu, 30 Maret 2011

Karya Seni Rupa Terapan Mancanegara

Seni Rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.

7 Aliran Seni Rupa Terapan :
Realisme
Realisme di dalam seni rupa berarti usaha menampilkan subjek dalam suatu karya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari-hari tanpa tambahan embel-embel atau interpretasi tertentu (nyata). Pelukis karya seni rupa bekerja berdasarkan kemampuan teknis dan realitas yang diserap dari penglihatannya (indra penglihatan).

Romantisme
Romantisme merupakan aliran tertua di dalam sejarah seni lukis modern Indonesia. Lukisan dengan aliran ini berusaha membangkitkan kenangan romantis dan keindahan di setiap objeknya. Dalam melukiskan, baik dari pengaturan estetika maupun aktualisasi piktorialnya (media yang memakai gambar) selalu melebihi kenyataan.

Naturalisme
Naturalisme di dalam seni rupa adalah usaha menampilkan objek realistis dengan penekanan seting alam. Pada aliran ini, secara visual persis seperti  objek aslinya (fotografis). Dan dalam perkembangannya cenderung memperindah objek secara berlebihan.

Impresionisme
Impresionisme adalah suatu gerakan seni dari abad 19 yang dimulai dari Paris pada tahun 1860an. Aliran ini menggunakan konsep melukis berdasarkan usaha merekam kesan cahaya yang jatuh atau memantul pada suatu benda.

Fauvisme
Fauvisme adalah aliran yang menghargai ekspresi dalam menangkap suasana yang hendak dilukis. Tidak seperti karya impresionisme, pelukis fauvis berpendapat bahwa harmoni warna yang tidak terpaut dengan kenyataan di alam justru akan lebih memperlihatkan hubungan pribadi seniman dengan alam tersebut. Aliran ini dipelopori oleh sekelompok seniman muda untuk membebaskan diri dari batasan aliran sebelumnya.
Ekspresionisme
Ekspresionisme adalah kecenderungan seorang seniman untuk mendistorsi kenyataan dengan efek-efek emosional. Istilah emosi ini biasanya lebih menuju kepada jenis emosi kemarahan dan depresi daripada emosi bahagia. Aliran ini berusaha mengekspresikan aktualitas bukan hanya berdasarkan indra penglihatan tetapi juga dengan pengalaman batin.

Kubisme
Kubisme adalah aliran yang cenderung melakukan usaha abstraksi terhadap objek ke dalam bentuk-bentuk geometri untuk mendapatkan sensasi tertentu. Konsep dasarnya adalah menghadirkan tampilan secara serempak dan simultan berbagai bagian objek, baik yang dilihat dari depan maupun belakan. Salah satu tokoh terkenal dari aliran ini adalah Pablo Picasso. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar